Resep Nasi Tim Daging Buat Anak Usia 9-12 Bulan

Resep Nasi Tim Daging Buat Anak Usia 9-12 Bulan – Daging sapi merupakan sumber zat besi dan asam amino penting yang dibutuhkan untuk membentuk saraf-saraf penyampai pesan di otak.

Berikut ini langkah demi langkah cara pembuatan resep Nasi Tim Daging, yang merupakan salah satu hidangan makanan sehat yang berguna bagi kesehatan dan proses pertumbuhan dan perkembangan bayi atau anak balita berumur 9-12 Bulan. Nilai takaran bahan adalah untuk kebutuhan 5-6 porsi . Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi bayi atau anak Anda.

Resep Nasi Tim Daging Buat Anak Usia 9-12 Bulan

Resep Nasi Tim Daging Buat Anak Usia 9-12 Bulan
Resep Nasi Tim Daging Buat Anak Usia 9-12 Bulan

Bahan Yang Dibutuhkan

  • 250 gram beras, cuci bersih
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis
  • 250 gram daging sapi (pilih agak berlemak)
  • 1 batang seledri
  • 100 gram wortel, potong dadu
  • 1 buah bawang bombay (kecil), iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 200 ml air
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt merica bubuk
  • 2 sdm kecap manis
  • 1 sdm kecap asin
  • Minyak goreng secukupnya, untuk mengoles cetakan

Cara Pembuatan

  • Potong daging menjadi dua bagian. Setengah bagian direbus dengan 1 liter air dan 1 batang seledri sampai empuk. Setengahnya lagi dipotong kecil-kecil, sisihkan.
  • Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum. Masukkan irisan daging, aduk sampai sedikit berair. Masukkan wortel dan beras, aduk hingga beras berwarna kekuningan. Beri air, garam, merica bubuk, kecap asin, dan kecap manis. Masak sampai menjadi aronan. Angkat.
  • Ambil mangkuk aluminium. Oles dengan minyak goreng. Masukkan tumisan setinggi ¼ bagian mangkuk, kemudian padatkan. Beri tumisan nasi di atasnya sebatas 2/3 tinggi mangkuk. Tuang dua sendok sayur kaldu rebusan daging.
  • Kukus selama satu jam atau sampai matang. Angkat dan sajikan bersama kaldu daging yang tersisa.

Nilai Gizi Per Porsi

  • Energi: 869 kkal
  • Protein: 40.5 gram
  • Lemak: 30.8 gram
  • Karbohidrat: 102.3 gram
  • Kolesterol: –

* dihitung pada saat bahan dalam kondisi mentah / belum diolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *